Kab Cirebon – Semangat kebersamaan sekaligus kecintaan terhadap wisata nusantara kembali ditunjukkan oleh sejumlah warga Griya Sumber Indah (GSI) Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Sebanyak 10 peserta yang merupakan warga RW 005 dan RW 006 mengikuti kegiatan turing menuju kawasan Panjalu, Kabupaten Ciamis, dalam agenda rutin yang digelar dua kali setiap bulan.
Perjalanan dimulai dari kawasan GSI Tukmudal dengan mengambil rute melalui Kabupaten Majalengka. Selama perjalanan, rombongan menikmati keindahan alam serta suasana pedesaan yang menjadi daya tarik tersendiri di sepanjang jalur yang dilalui. Setelah mengunjungi kawasan Panjalu, rombongan kembali ke Kabupaten Cirebon melalui jalur Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, yang menyuguhkan panorama alam yang indah dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Barat.
Ketua RW 006 Kelurahan Tukmudal, Aiptu (Purn) Jajuli, mengatakan bahwa kegiatan turing tersebut bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus mengenalkan berbagai potensi wisata yang ada di daerah.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan dua kali dalam sebulan. Selain untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan antarwarga, kami juga ingin ikut mendukung promosi destinasi wisata yang ada di berbagai daerah. Dengan mengunjungi tempat-tempat wisata, kami berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk datang dan ikut menggerakkan sektor pariwisata,” ujar Jajuli.
Ia menambahkan, komunitas turing warga GSI Tukmudal sebelumnya juga telah melakukan perjalanan ke berbagai destinasi wisata, di antaranya kawasan wisata Guci di Kabupaten Tegal serta Pegunungan Dieng yang berada di wilayah Jawa Tengah. Beragam pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus menjelajahi keindahan alam Indonesia dengan tetap mengedepankan keselamatan dan tertib berlalu lintas.
Selain menjadi ajang rekreasi, kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam membangun komunikasi yang harmonis antarwarga. Selama perjalanan, seluruh peserta saling membantu dan menjaga kekompakan sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang semakin erat.
Menurut Jajuli, kegiatan turing akan terus berlanjut dengan tujuan destinasi wisata yang berbeda pada setiap pelaksanaannya. Bahkan, pada akhir Agustus 2026 mendatang, rombongan telah merencanakan perjalanan berikutnya menuju kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk mencintai wisata dalam negeri, mengenal kekayaan alam dan budaya di berbagai daerah, serta ikut berkontribusi dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat. (*)