CIREBON — Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Cirebon terus melakukan langkah pembenahan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan organisasinya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan lima orang pengurus untuk mengikuti pelatihan wasit ORADO yang rencananya dilaksanakan di Kota Bandung.
Pelatihan wasit tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 19 dan 20 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting bagi ORADO Kabupaten Cirebon dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kemampuan perangkat pertandingan olahraga domino.
Ketua Pengcab ORADO Kabupaten Cirebon, Herry Indra Murphy, SH, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberangkatkan lima orang pengurus untuk mengikuti pelatihan tersebut.
Hal itu disampaikan Herry saat ditemui dalam kegiatan internal Pengcab ORADO Kabupaten Cirebon, Rabu malam, 9 September 2026.
“Kami siap memberangkatkan lima orang pengurus untuk mengikuti pelatihan wasit ORADO di Kota Bandung,” ujar Herry Indra Murphy, SH.
Lima pengurus yang akan mengikuti pelatihan tersebut masing-masing adalah Graha Himalaya, Arnov Z Balde, Tedy Maulana, Harun Naskar dan Topik Hidayat.
Kelima pengurus tersebut diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius sehingga nantinya mampu memahami berbagai aturan dan ketentuan yang berkaitan dengan pertandingan olahraga domino.
Keberadaan wasit yang memiliki pemahaman terhadap regulasi pertandingan menjadi salah satu unsur penting dalam perkembangan olahraga domino. Terlebih ORADO Kabupaten Cirebon tengah berupaya mengembangkan organisasi dan memperluas kegiatan kompetisi di daerah.
Pelatihan wasit di Bandung diharapkan menjadi kesempatan bagi kelima pengurus tersebut untuk memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman baru mengenai tata cara dan mekanisme penyelenggaraan pertandingan ORADO.
Dengan mengikuti pelatihan secara langsung, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya ketika bertugas dalam berbagai pertandingan yang diselenggarakan di Kabupaten Cirebon maupun kegiatan ORADO di tingkat yang lebih luas.
Herry mengatakan, peningkatan kualitas perangkat pertandingan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sebuah cabang olahraga.
Menurutnya, semakin banyak kegiatan dan turnamen yang diselenggarakan, maka kebutuhan terhadap wasit yang memahami aturan pertandingan juga semakin besar.
Karena itu, Pengcab ORADO Kabupaten Cirebon memberikan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia, termasuk melalui keikutsertaan pengurus dalam pelatihan wasit.
“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, para pengurus bisa membawa ilmu dan pengalaman yang didapat dari Bandung untuk diterapkan di Kabupaten Cirebon,” kata Herry.
Ia berharap kelima pengurus yang mengikuti pelatihan nantinya dapat menjadi bagian dari penguatan perangkat pertandingan ORADO Kabupaten Cirebon.
Selain itu, ilmu yang diperoleh selama pelatihan juga diharapkan dapat dibagikan kepada pengurus dan pegiat ORADO lainnya sehingga manfaat kegiatan tidak berhenti pada peserta yang diberangkatkan.
Pelatihan wasit juga dinilai memiliki arti penting dalam membangun pelaksanaan pertandingan yang lebih tertib, objektif dan menjunjung tinggi sportivitas.
Dalam sebuah pertandingan, wasit memiliki peran untuk memastikan permainan berlangsung sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap regulasi menjadi salah satu modal utama bagi seorang wasit.
ORADO Kabupaten Cirebon berharap pelatihan di Kota Bandung dapat menjadi salah satu langkah awal dalam menyiapkan perangkat pertandingan yang semakin berkualitas.
Apalagi, ke depan ORADO Kabupaten Cirebon telah mempersiapkan sejumlah agenda dan kegiatan olahraga domino yang membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memadai.
Mulai dari kegiatan turnamen hingga berbagai agenda organisasi, seluruhnya membutuhkan koordinasi yang baik serta perangkat pertandingan yang memahami regulasi.
Keikutsertaan lima pengurus dalam pelatihan wasit juga menunjukkan komitmen Pengcab ORADO Kabupaten Cirebon untuk terus melakukan peningkatan kapasitas organisasi.
Bagi Herry Indra Murphy, perkembangan ORADO Kabupaten Cirebon tidak cukup hanya dengan bertambahnya jumlah pemain dan semakin banyaknya turnamen. Organisasi juga perlu memiliki pengurus dan perangkat pertandingan yang memiliki kemampuan serta pemahaman yang baik.
“Semoga dengan adanya pelatihan wasit di Kota Bandung ini, ORADO Kabupaten Cirebon semakin maju lagi,” harap Herry. (*)