TC Tim Tenis Meja Putri Kabupaten Cirebon Perdalam Teknik Spin Tempel, Persiapan Menuju Porprov Jawa Barat 2026

Kab Cirebon – Tim Tenis Meja Putri Kabupaten Cirebon terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Training Center (TC) dengan fokus pada peningkatan kemampuan teknik dasar dan strategi permainan.

Kegiatan TC berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB di GOR Tenis Meja Jalan Sunan Drajat, Komplek Perkantoran Sumber, Kabupaten Cirebon. Latihan tersebut diikuti oleh atlet putri yang diproyeksikan tampil pada Porprov Jawa Barat 2026 dan digabungkan bersama atlet proyeksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Cirebon.

Penggabungan latihan antara atlet Porprov dan Popda menjadi salah satu langkah pembinaan berkelanjutan. Selain memberikan kesempatan bagi atlet muda untuk belajar langsung dari atlet senior, metode ini juga bertujuan membangun regenerasi yang kuat sehingga prestasi tenis meja Kabupaten Cirebon dapat terus terjaga pada masa mendatang.

Selama sesi latihan, para atlet mendapatkan materi teknik yang lebih spesifik, yaitu pendalaman spin tempel. Materi tersebut merupakan salah satu teknik penting dalam permainan tenis meja modern yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta kemampuan membaca arah putaran bola lawan.

Latihan dipandu langsung oleh Coach Sujono bersama Coach Abdul Rosyid Gozali. Keduanya memberikan arahan teknis sekaligus membimbing para atlet dalam mengaplikasikan teknik yang dipelajari melalui berbagai simulasi pertandingan.

Coach Abdul Rosyid Gozali menjelaskan bahwa fokus utama latihan kali ini adalah memperdalam teknik spin tempel agar para atlet mampu melakukan serangan secara efektif terhadap bola kosong dan bola isi maupun bola yang memiliki putaran.

“Materi latihan kali ini adalah memperdalam spin tempel. Tujuannya agar atlet mampu menyerang bola kosong maupun bola yang memiliki putaran, sehingga saat bertanding mereka dapat lebih percaya diri dalam mengambil inisiatif serangan,” ujar Coach Abdul Rosyid Gozali di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, penguasaan teknik spin tempel sangat penting karena dalam pertandingan kompetitif lawan akan menghadirkan variasi putaran yang berbeda-beda. Atlet dituntut mampu membaca karakter bola dalam waktu singkat sebelum menentukan jenis pukulan yang tepat.

Tidak hanya mengasah kemampuan menyerang, latihan tersebut juga melatih kecepatan reaksi, koordinasi gerakan, keseimbangan tubuh, serta pengambilan keputusan saat reli berlangsung. Seluruh aspek tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas permainan para atlet.

Sepanjang latihan, para peserta tampak antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh pelatih. Berbagai pola latihan dilakukan secara bertahap, mulai dari pengenalan teknik, latihan berpasangan, hingga simulasi pertandingan dengan variasi putaran bola yang berbeda.

Suasana latihan berlangsung penuh semangat namun tetap disiplin. Setiap atlet diberikan kesempatan untuk mengulang teknik yang masih perlu diperbaiki, sehingga kesalahan-kesalahan kecil dapat segera dievaluasi oleh tim pelatih.

Selain peningkatan teknik individu, latihan bersama ini juga bertujuan membangun komunikasi dan kekompakan antaratlet. Hal tersebut dinilai penting mengingat keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kerja sama, mental bertanding, dan saling memberikan motivasi.

Program Training Center yang dilaksanakan secara rutin merupakan bagian dari persiapan jangka panjang menuju Porprov Jawa Barat 2026. Tim pelatih berharap setiap sesi latihan mampu memberikan peningkatan kemampuan yang signifikan sehingga para atlet dapat tampil maksimal saat menghadapi persaingan dengan daerah-daerah lain di Jawa Barat.

Dengan pembinaan yang berkesinambungan, materi latihan yang terarah, serta pendampingan dari pelatih berpengalaman, Tim Tenis Meja Putri Kabupaten Cirebon diharapkan mampu meningkatkan prestasi dan memberikan hasil terbaik pada ajang Porprov Jawa Barat 2026. Di sisi lain, keterlibatan atlet proyeksi Popda juga menjadi investasi penting untuk mencetak generasi penerus yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Cirebon pada berbagai kejuaraan di masa mendatang. (*)