Kab Cirebon — Suasana semarak dan penuh kegembiraan mewarnai pelaksanaan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 tingkat RT 007 RW 010 Perum Taman Tukmudal Indah (TTI), Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di fasilitas umum RT 007 RW 010 Perum TTI tersebut berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa, turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang dikemas sederhana, tetapi mampu menghadirkan suasana kebersamaan, keceriaan dan keguyuban di lingkungan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan diprakarsai oleh para remaja RT 007 yang menjadi panitia penyelenggara. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, para remaja menyiapkan berbagai jenis permainan yang tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga.
▪︎ Perlombaan Dimulai Pukul 09.00 WIB
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Sejumlah perlombaan tradisional yang identik dengan perayaan kemerdekaan langsung menghidupkan suasana di fasilitas umum RT 007.
Perlombaan pertama yang digelar adalah lomba makan kerupuk. Para peserta berusaha menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa menggunakan tangan. Sorak-sorai dan tawa warga pun terdengar ketika para peserta berusaha menghabiskan kerupuk dengan berbagai cara.
Setelah lomba makan kerupuk, kegiatan dilanjutkan dengan lomba kelereng. Para peserta harus membawa kelereng menggunakan sendok hingga mencapai garis yang telah ditentukan. Konsentrasi dan keseimbangan menjadi kunci dalam permainan tersebut karena sedikit saja kelereng terjatuh, peserta harus kembali berusaha melanjutkan perlombaan.
Kemeriahan kembali terlihat dalam lomba memasukkan paku ke dalam botol. Peserta harus memasukkan paku yang telah diikat pada bagian belakang tubuh ke dalam botol dengan mengandalkan ketepatan gerakan dan konsentrasi.
Tidak kalah menarik adalah lomba mengambil karet dari dalam tepung terigu. Para peserta harus mencari dan mengambil karet yang berada di dalam tepung hanya dengan menggunakan mulut. Wajah para peserta yang dipenuhi tepung menjadi salah satu pemandangan yang mengundang gelak tawa penonton.
Rangkaian perlombaan pagi kemudian dilanjutkan dengan lomba corong air. Permainan tersebut semakin menambah keseruan karena peserta dituntut mampu bekerja sama, menjaga keseimbangan serta memindahkan air melalui corong hingga mencapai sasaran.
▪︎ Perlombaan Berlanjut Usai Sholat Zuhur
Setelah rangkaian perlombaan pagi selesai, kegiatan dilanjutkan kembali setelah warga melaksanakan Sholat Zuhur.
Berbagai permainan baru telah disiapkan panitia untuk kembali menghadirkan hiburan dan kegembiraan bagi warga. Kali ini, jenis perlombaan yang digelar lebih banyak mengandalkan kekompakan, kelincahan, keberanian serta kemampuan bekerja sama antarpeserta.
Lomba pertama pada sesi siang adalah lomba joget tambang. Permainan tersebut berlangsung dengan suasana penuh canda dan tawa. Peserta harus mengikuti gerakan dan tantangan yang diberikan sambil tetap menjaga kekompakan.
Selanjutnya digelar lomba estafet sarung. Peserta dalam satu kelompok harus memindahkan sarung secara estafet dengan cara yang telah ditentukan. Kekompakan tim menjadi faktor penting untuk menyelesaikan permainan dengan cepat.
Kemeriahan semakin pecah saat panitia menggelar lomba tatap muka jelek. Permainan ini menjadi salah satu hiburan tersendiri karena peserta harus membuat ekspresi wajah lucu dan mengundang tawa. Penonton pun tidak kalah antusias memberikan dukungan kepada peserta.
Setelah itu, warga kembali mengikuti lomba ambil koin. Peserta ditantang mengambil koin dengan cara yang telah ditentukan panitia. Permainan sederhana tersebut justru mampu menghadirkan suasana yang sangat meriah karena setiap peserta berusaha menjadi yang tercepat.
▪︎ Estafet Tepung dan Estafet Air
Rangkaian perlombaan siang kemudian dilanjutkan dengan lomba estafet tepung. Permainan ini membutuhkan kerja sama dan ketelitian setiap anggota kelompok. Tepung harus dipindahkan secara estafet hingga mencapai tempat yang telah ditentukan.
Kegembiraan semakin terasa ketika lomba estafet air dilaksanakan. Para peserta berusaha memindahkan air secara berkelompok dengan menjaga agar air yang dibawa tidak banyak tumpah. Suasana semakin ramai dengan dukungan dan sorakan warga yang menyaksikan dari sekitar arena perlombaan.
Berbagai perlombaan tersebut bukan semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul, bercengkerama dan menikmati suasana perayaan kemerdekaan secara bersama-sama.
▪︎ Sepak Bola Mini Futsal Sore Hari
Memasuki sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan sepak bola mini futsal. Permainan olahraga tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan perlombaan tingkat RT 007.
Para peserta menunjukkan semangat dan antusiasme dalam mengikuti pertandingan. Meskipun berlangsung dalam suasana perayaan, semangat kompetisi tetap terlihat dari masing-masing tim yang berusaha memberikan permainan terbaik.
Dukungan warga yang berada di sekitar lokasi turut membuat pertandingan semakin meriah. Sorakan dan tepuk tangan terdengar setiap kali terjadi peluang maupun gol.
Pertandingan sepak bola mini futsal juga menjadi sarana bagi anak-anak dan remaja untuk menyalurkan energi serta mempererat persahabatan antarsesama warga RT 007.
▪︎ Remaja Menjadi Motor Kegiatan
Ketua RT 007, Akik Darutahkik, menyampaikan apresiasi terhadap semangat para remaja yang menjadi panitia dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan.
Keterlibatan para remaja dalam kepanitiaan menjadi bagian penting dalam keberhasilan kegiatan. Mereka tidak hanya membantu menyiapkan perlombaan, tetapi juga mengatur jalannya kegiatan, menyiapkan perlengkapan serta memastikan setiap permainan dapat berlangsung dengan tertib dan meriah.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di lingkungan RT 007 RW 010 Perum TTI.
Dengan keterlibatan warga secara bersama-sama, kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi acara hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan di lingkungan tempat tinggal.
▪︎ Meriah, Guyub dan Penuh Kegembiraan
Sejak pagi hingga sore hari, fasilitas umum RT 007 RW 010 Perum TTI dipenuhi suasana kegembiraan. Anak-anak, remaja dan warga lainnya larut dalam berbagai permainan yang telah disiapkan panitia.
Tawa dan sorakan warga menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan. Tidak terlihat sekat antara peserta dan penonton karena seluruh warga dapat menikmati kegiatan secara bersama-sama.
Semangat kemerdekaan terasa bukan hanya melalui perlombaan, tetapi juga melalui kebersamaan warga yang saling mendukung dan memberikan semangat kepada peserta.
Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dirayakan dengan cara sederhana, namun tetap mampu menciptakan kebahagiaan dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan tingkat RT 007 RW 010 Perum TTI pada Minggu, 23 Agustus 2026 itu pun berlangsung dalam suasana meriah, guyub dan penuh kegembiraan.
Melalui kegiatan tersebut, warga RT 007 tidak hanya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, tetapi juga kembali meneguhkan semangat persaudaraan, gotong royong dan kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. (*)