Semangat Atlet Tenis Meja Kabupaten Cirebon Menggelora, TC Libur Sekolah Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Kemampuan Jelang Porprov Jabar 2026

Kab Cirebon – Semangat para atlet tenis meja Kabupaten Cirebon terus terlihat menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Memanfaatkan masa libur sekolah, program Training Center (TC) yang biasanya dilaksanakan setiap Minggu pagi hingga siang dimajukan menjadi Jumat (3/7/2026) di GOR Tenis Meja Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat, Kompleks Perkantoran Sumber, Kabupaten Cirebon.

Perubahan jadwal tersebut dilakukan agar para atlet memiliki waktu latihan yang lebih efektif selama masa liburan. Kesempatan ini dimanfaatkan seluruh atlet untuk meningkatkan kemampuan teknik, fisik, serta mental bertanding melalui berbagai materi latihan yang telah disusun oleh tim pelatih.

Sejumlah atlet yang diproyeksikan memperkuat Kabupaten Cirebon pada Porprov Jawa Barat 2026 tampak hadir mengikuti latihan, di antaranya Dita Anggraini, Zaskia, Suci Suciasih, dan Ara. Selain atlet Porprov, latihan bersama juga diikuti oleh beberapa atlet yang dipersiapkan menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), sehingga suasana latihan berlangsung semakin kompetitif.

Seluruh rangkaian latihan dipandu oleh Coach Sujono bersama Coach Abdul Rosid. Kegiatan diawali dengan pemanasan, peregangan, dan pelemasan otot sebagai upaya mempersiapkan kondisi fisik para atlet sebelum memasuki sesi pertandingan.

Setelah pemanasan selesai, para atlet langsung memasuki materi utama berupa sparing partner. Melalui metode ini, para atlet diberikan kesempatan menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda sehingga mampu mengasah kemampuan teknik maupun mental bertanding.

Pada pertandingan pertama, Coach Abdul Rosid menghadapi Suci Suciasih. Dalam sparing tersebut Abdul Rosid memberikan keuntungan awal berupa lima poin atau yang dikenal dengan istilah “ngepur lima”. Meski mendapat keuntungan poin, Suci tetap harus mengakui keunggulan sang pelatih dengan skor akhir 3-1.

Pertandingan berikutnya mempertemukan Abdul Rosid dengan Zaskia. Sama seperti sebelumnya, Abdul Rosid kembali memberikan ngepur lima poin kepada lawannya. Meski demikian, pengalaman dan ketenangan bermain membuat Abdul Rosid berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-0.

Di meja lainnya berlangsung pertandingan antara Dita Anggraini melawan Noval. Dalam laga tersebut Noval tampil cukup dominan dan berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-0.

Namun Dita mampu bangkit pada pertandingan berikutnya saat menghadapi Adit. Atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov Jawa Barat 2026 itu memperlihatkan kualitas permainannya dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-0.

Pertandingan lain juga berlangsung tidak kalah menarik ketika Adad berhadapan dengan Rivat. Setelah melalui pertandingan yang cukup sengit, Rivat berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.

Coach Abdul Rosid kemudian kembali turun bertanding menghadapi Ara. Seperti pada pertandingan sebelumnya, Abdul Rosid memberikan keuntungan lima poin kepada Ara di setiap set. Meski demikian, Abdul Rosid tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan menang dengan skor 3-0.

Sementara itu, di meja pertandingan lainnya, Rivat kembali menunjukkan performa impresif setelah mengalahkan Adit dengan skor 3-1. Noval juga berhasil mengamankan kemenangan atas Suci Suciasih dengan skor 3-1.

Sesi sparing dilanjutkan dengan pertandingan Abdul Rosid melawan Elsa. Dengan tetap memberikan ngepur lima poin kepada lawannya, Abdul Rosid kembali menunjukkan kualitas permainan dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-0.

Pada laga penutup, Abdul Rosid kembali menghadapi Dita Anggraini. Pertandingan berlangsung cukup menarik karena kedua pemain sama-sama menampilkan permainan menyerang dan beberapa kali terjadi reli panjang yang mengundang perhatian atlet lainnya. Meski memberikan keuntungan lima poin kepada Dita pada setiap set, Abdul Rosid akhirnya berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Di sela-sela kegiatan latihan, Coach Sujono menjelaskan bahwa sparing antara pelatih dan atlet merupakan salah satu metode pembinaan yang sengaja diterapkan dalam program Training Center. Menurutnya, cara tersebut efektif untuk mengukur kemampuan para atlet sekaligus mengetahui perkembangan hasil latihan yang selama ini dijalani.

“Dengan atlet bertanding melawan Coach Abdul Rosid, kami dapat melihat sejauh mana perkembangan teknik, mental, dan kesiapan mereka. Dari sini kami bisa mengetahui bagian mana yang masih harus diperbaiki sebelum menghadapi Porprov Jawa Barat 2026,” ujar Sujono.

Ia mengaku bangga terhadap semangat seluruh atlet yang tetap disiplin mengikuti latihan meskipun sedang menikmati masa libur sekolah. Menurutnya, komitmen dan kerja keras para atlet merupakan modal penting untuk meraih prestasi.

“Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak. Mereka tetap berlatih tanpa mengenal lelah meskipun sedang libur sekolah. Semangat inilah yang kami harapkan agar mereka mampu mengangkat nama Kabupaten Cirebon pada berbagai kejuaraan, khususnya Porprov Jawa Barat 2026,” katanya.

Melalui program latihan yang rutin, intensif, dan terarah, tim pelatih optimistis kemampuan para atlet tenis meja Kabupaten Cirebon akan terus meningkat. Kekompakan antara pelatih dan atlet diharapkan menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi sekaligus membawa prestasi terbaik bagi Kabupaten Cirebon, pungkas Coach Sujono. (*)