RW 015 Perum TTI Lakukan Fogging untuk Cegah Penyebaran Nyamuk DBD

Kab Cirebon – Sebagai upaya menjaga kesehatan lingkungan dan melindungi warga dari ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), pengurus RW 015 Perum Taman Tukmudal Indah (TTI), Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan pada Kamis, 28 Mei 2026.

Kegiatan fogging tersebut dilaksanakan di wilayah RT 005 RW 015 Perum TTI dan mendapat dukungan serta partisipasi dari warga setempat. Sejak pagi hari, petugas melakukan penyemprotan di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, yakni nyamuk yang dikenal sebagai penyebab penyakit DBD.

Ketua RW 015 Perum TTI, Adi Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan fogging ini merupakan salah satu langkah nyata yang dilakukan pengurus lingkungan bersama masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran nyamuk DBD yang sewaktu-waktu dapat mengancam kesehatan warga.

“Kegiatan fogging pada kesempatan ini dilaksanakan di lingkungan RT 005 RW 015. Harapan kami tentu sebagai bentuk ikhtiar dan langkah pencegahan terhadap penyebaran nyamuk DBD di lingkungan Perum TTI. Kesehatan warga merupakan hal yang sangat penting sehingga perlu mendapatkan perhatian bersama,” ujar Adi Prabowo.

Menurutnya, fogging menjadi salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran nyamuk dewasa. Namun demikian, keberhasilan pencegahan DBD tidak hanya bergantung pada kegiatan pengasapan semata, melainkan juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Oleh karena itu, selain melaksanakan fogging secara berkala, pengurus RW 015 juga terus menggalakkan program kebersihan lingkungan. Warga diajak untuk rutin membersihkan saluran air, menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Tidak hanya itu, kegiatan kerja bakti membersihkan semak belukar yang tumbuh di pinggir jalan dan area kosong juga menjadi agenda rutin yang terus dilakukan. Semak-semak yang terlalu rimbun kerap menjadi tempat berlindung nyamuk dan berbagai serangga lainnya sehingga perlu dibersihkan secara berkala demi menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman.

Kegiatan fogging yang dilaksanakan oleh RW 015 ini mendapat apresiasi dari warga. Mereka berharap langkah preventif seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga lingkungan Perum Taman Tukmudal Indah tetap terbebas dari ancaman penyakit DBD.

Melalui sinergi antara pengurus lingkungan dan masyarakat, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan terawat, maka risiko penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dapat ditekan semaksimal mungkin.

Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan bersama yang ditunjukkan oleh warga RW 015 Perum TTI menjadi contoh positif bahwa pencegahan penyakit dapat dilakukan mulai dari lingkungan terkecil, yakni lingkungan tempat tinggal sendiri. Dengan langkah-langkah sederhana namun dilakukan secara konsisten, masyarakat dapat menciptakan kawasan pemukiman yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. (*)