Cirebon – Yayasan Bata Merah Nusantara (BMN) kembali menggelar kegiatan tawasulan rutin pada Jumat malam, 9 Oktober 2026, bertepatan dengan malam Sabtu Kliwon. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di Markas Besar BATARA, Jalan Swasembada, Majasem, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Dewan Pengawas Yayasan BMN menyampaikan bahwa tawasulan merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap malam Sabtu Kliwon. Selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan kebersamaan di lingkungan keluarga besar Yayasan Bata Merah Nusantara.
“Mari kita perbanyak doa, kuatkan niat, satukan langkah untuk kebaikan umat dan bangsa,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus dan anggota Yayasan Bata Merah Nusantara. Turut hadir perwakilan kiai dari Buntet, Ciwaringin, dan Balerante, Ketua Yayasan BMN, Dewan Pengawas Yayasan BMN, serta Ketua Umum LPKSM dan LSM BATARA bersama jajaran pengurus, anggota, dan para loyalis Yayasan BMN.
Pelaksanaan tawasulan ini menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan organisasi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga memperhatikan pembinaan rohani dan akhlak para anggotanya.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh anggota diajak untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan, melakukan introspeksi diri, serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala kekhilafan dan kesalahan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Suasana kebersamaan dalam tawasulan juga diharapkan dapat memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga sikap, perilaku, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan dilaksanakannya tawasulan secara rutin setiap malam Sabtu Kliwon, Yayasan Bata Merah Nusantara berharap nilai-nilai spiritual dapat terus tertanam dalam diri setiap pengurus dan anggota. Dengan demikian, kebersamaan yang terbangun tidak hanya menjadi ikatan organisasi, tetapi juga menjadi landasan untuk melangkah bersama dalam kegiatan yang membawa manfaat bagi umat, masyarakat, dan bangsa. (*)