Kab Cirebon – Pembinaan bola basket di Kabupaten Cirebon terus menunjukkan progres yang stabil. Komitmen itu terlihat dari jadwal latihan rutin Tim Basket Kabupaten Cirebon yang digelar setiap hari Sabtu dan Minggu sore tanpa putus. Konsistensi ini menjadi kunci terbentuknya kekompakan tim dan peningkatan kemampuan teknis para atlet dari waktu ke waktu.
Ketua Umum Perbasi Kabupaten Cirebon, Imam Gartina, Kamis (11/6/2026) menyampaikan bahwa latihan rutin sudah masuk ke dalam kalender resmi cabang olahraga. Agenda ini disusun sejak awal tahun agar atlet, pelatih, dan orang tua bisa menyesuaikan waktu. Dengan jadwal yang tetap, pembinaan berjalan lebih terarah dan tidak tergantung situasi sesaat.
Secara lokasi, latihan rutin Tim Basket Kabupaten Cirebon biasanya dilaksanakan bergiliran di dua tempat utama, yaitu Lapangan Basket Plumbon dan GOR Ranggajati. Lapangan Basket Plumbon menjadi pilihan karena posisinya strategis di wilayah tengah dan mudah dijangkau atlet dari berbagai kecamatan. Sementara GOR Ranggajati dipilih saat membutuhkan fasilitas indoor, terutama ketika cuaca tidak bersahabat atau saat fokus latihan strategi dan game situation yang butuh kondisi lapangan standar pertandingan.
Dua venue ini sudah seperti “rumah” bagi para pemain. Di Plumbon, atmosfer latihan lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat, sehingga warga sekitar sering menyempatkan diri menonton dari pinggir lapangan. Di GOR Ranggajati, suasana latihan lebih fokus karena minim gangguan cuaca dan fasilitasnya mendukung latihan fisik serta teknik detail. Perpindahan lokasi ini juga sengaja dilakukan agar atlet terbiasa beradaptasi dengan berbagai jenis lapangan, sebuah bekal penting saat turun di kejuaraan.
Pekan ini, Tim Basket Kabupaten Cirebon akan menggelar latihan khusus di Venue Basket SMP Negeri 1 Pabedilan, Kabupaten Cirebon. Kegiatan dijadwalkan pada Sabtu dan Minggu, tanggal 13 dan 14 Juni 2026. Pemusatan latihan di Pabedilan bertujuan menjangkau pembinaan ke wilayah timur kabupaten dan memberi kesempatan atlet muda setempat merasakan langsung latihan bersama tim kabupaten. Imam Gartina menyebut agenda di Pabedilan sebagai bagian dari pemerataan pembinaan, agar talenta basket tidak hanya tumbuh di satu titik.
Imam Gartina sendiri tidak hanya menjabat sebagai Ketua Umum Perbasi Kabupaten Cirebon, beliau juga bertindak sebagai pelatih utama. Penampilannya di lapangan dikenal tegas dan berwibawa. Setiap sesi dimulai tepat waktu, pemanasan wajib, dan evaluasi dilakukan di akhir latihan. Ketegasan itu dibarengi cara komunikasi yang jelas, sehingga atlet paham apa yang harus diperbaiki dan apa yang sudah baik.
Sebagai pelatih, Imam Gartina sangat disiplin dan pintar menyusun strategi untuk kemajuan atletnya. Porsi latihan dibagi rapi: ada sesi fundamental seperti dribbling, passing, dan shooting; ada sesi footwork dan kelincahan; ada latihan fisik untuk stamina; serta sesi game situation untuk melatih chemistry dan decision making saat tekanan pertandingan. Evaluasi video kadang dilakukan untuk membedah kekurangan tim secara objektif. Dari pola ini, perkembangan tiap atlet bisa terpantau dan ditingkatkan bertahap.
Para pemain mengaku senang dengan sistem latihan yang konsisten ini. Meski porsinya berat, mereka merasakan hasil nyata pada akurasi tembakan, kecepatan transisi, dan kekompakan tim. Hubungan pelatih dan atlet juga terjaga baik. Tegas saat latihan, tapi tetap kekeluargaan setelahnya. Ruang diskusi selalu dibuka agar pemain berani menyampaikan pendapat tentang strategi permainan.
Dukungan orang tua dan masyarakat juga jadi faktor penting. Kehadiran warga yang menonton latihan di Plumbon atau GOR Ranggajati memberi energi tambahan bagi atlet. Begitu juga saat latihan dipusatkan di Pabedilan nanti, diharapkan masyarakat sekitar bisa hadir untuk memberi semangat langsung dari pinggir lapangan.
Dengan jadwal latihan rutin yang berjalan di Plumbon dan GOR Ranggajati, ditambah agenda khusus di SMP Negeri 1 Pabedilan pada 13-14 Juni 2026, pembinaan basket Kabupaten Cirebon berada di jalur yang tepat. Targetnya jelas: mencetak atlet yang tidak hanya jago secara teknik, tapi juga punya mental, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap tim dan daerah.

Bagi masyarakat Cirebon, terutama pecinta bola basket, agenda latihan ini bisa menjadi inspirasi bahwa prestasi lahir dari kebiasaan kecil yang dikerjakan rutin. Dan bagi para atlet muda yang ingin bergabung, pintu pembinaan Perbasi Kabupaten Cirebon selalu terbuka, selama ada kemauan keras dan disiplin untuk berlatih. (*)