Imron, Wibawa Seorang Wasit, Jiwa Seorang Atlet

Di tengah riuh rendah tepuk tangan dan ketegangan laga final Round Tenis Meja Kabupaten Cirebon yang digelar pada 19 April 2026 di GOR Tenis Meja Sumber, berdiri satu sosok yang tak kalah mencuri perhatian. Bukan sebagai pemain yang saling beradu pukulan, melainkan sebagai pengadil di tengah lapangan dialah Imron.

Sosoknya tegas dan disiplin, namun tetap menjunjung tinggi kesopanan. Karakter itu terpancar jelas sejak awal pertandingan dimulai. Dengan posisi tegap dan sikap penuh wibawa, Imron memimpin jalannya laga final antara Fatir dari PTM Indogriya melawan Herman dari PTM Bratakelana. Di tengah tensi pertandingan yang kian meningkat, kehadirannya menjadi penyeimbang yang memastikan semuanya berjalan sesuai aturan.

Sorot matanya tajam dan fokus. Setiap arah laju bola tenis meja tak pernah luput dari pengamatannya. Gerakan cepat bola, pantulan tipis di meja, hingga potensi pelanggaran sekecil apa pun mampu ia tangkap dengan cermat. Ketelitian dan konsentrasi tinggi itu menjadi bukti profesionalismenya sebagai seorang wasit.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, Imron menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Tidak ada keputusan yang diambil secara gegabah, semuanya berdasarkan pengamatan dan keyakinan yang kuat terhadap aturan permainan. Ia hadir bukan sekadar memimpin pertandingan, tetapi juga menjaga sportivitas tetap tegak di atas meja hijau.

Namun, perjalanan Imron di dunia tenis meja tidak berhenti sebagai seorang wasit. Ia juga dikenal sebagai atlet tenis meja yang berprestasi. Dalam beberapa round sebelumnya, Imron pernah meraih gelar juara, sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa ia memahami permainan bukan hanya dari sisi aturan, tetapi juga dari sudut pandang seorang pemain. Pengalaman itulah yang membuatnya semakin matang dalam mengambil keputusan di lapangan.

“Tugas yang saya bebankan, wajib saya laksanakan dengan baik. Karena bagi seorang wasit, yang penting tegas dan disiplin, sehingga pertandingan Insya Allah akan berjalan fair,” ujar Imron singkat namun penuh makna.

Perawakannya yang atletis semakin menguatkan identitasnya sebagai seorang olahragawan sejati. Ia dikenal konsisten menjaga kebugaran tubuh, menjauhi gaya hidup yang dapat menurunkan performa fisik. Dengan potongan rambut cepak bergaya semi militer, penampilannya semakin mencerminkan kedisiplinan dan ketegasan yang menjadi ciri khasnya.

Imron adalah gambaran nyata bahwa dalam dunia olahraga, peran wasit tidak kalah penting dari para atlet. Dengan integritas, ketegasan, dan pengalaman yang dimilikinya, ia menjadi sosok yang mampu menjaga marwah pertandingan tetap adil dan bermartabat. Sebuah figur yang tidak hanya dihormati di lapangan, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda pecinta tenis meja di Kabupaten Cirebon. (*)