Kab Cirebon — Ajang Round Tenis Meja yang digelar di Venue PTM Jaya Mandiri, Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa sore hingga malam (31/3/2026), berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Dari persaingan ketat yang melibatkan puluhan pemain, Ciswanto akhirnya keluar sebagai juara pertama setelah menundukkan lawannya, Jo Faisal dari PTM Talun, di partai final.
Sejak awal pertandingan, atmosfer kompetisi sudah terasa begitu hidup. Para pemain menunjukkan kualitas permainan terbaiknya, mulai dari babak penyisihan grup hingga fase gugur. Sorak sorai penonton yang memadati area pertandingan semakin menambah semarak jalannya turnamen.
Ciswanto yang tergabung di Grup A tampil konsisten sejak babak awal. Ia mampu mengatasi tekanan dari lawan-lawannya dengan permainan yang tenang namun efektif. Di sisi lain, Jo Faisal yang berasal dari Grup G juga menunjukkan performa impresif. Permainannya yang atraktif dan penuh variasi membuat setiap laga yang dijalaninya menjadi tontonan menarik bagi para penonton.
Memasuki babak semifinal, tensi pertandingan semakin meningkat.
Ciswanto berhasil melangkah ke final setelah mengalahkan Wawan Fernando dengan skor telak 3-0. Sementara itu, Jo Faisal harus berjuang keras sebelum akhirnya memastikan tiket final usai menundukkan Hendro dengan skor tipis 3-2. Dengan hasil tersebut, Wawan Fernando dan Hendro ditetapkan sebagai juara tiga bersama.
Partai final menjadi puncak dari seluruh rangkaian pertandingan yang tersaji. Kedua pemain tampil lepas dan mengerahkan kemampuan terbaiknya. Reli panjang, smash keras, serta strategi cermat silih berganti diperagakan oleh Ciswanto dan Jo Faisal. Pertandingan berlangsung sengit dan menghibur, menunjukkan kualitas tinggi dari kedua finalis.
Namun, keberuntungan dan ketenangan berpihak kepada Ciswanto. Dengan permainan yang lebih stabil di momen-momen krusial, ia berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-1, sekaligus memastikan diri sebagai juara Round Tenis Meja PTM Jaya Mandiri.
Pemilik PTM Jaya Mandiri, H. Amirudin, mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Ia merasa bahagia karena salah satu anggota klubnya mampu menjadi yang terbaik di ajang ini. Meski demikian, ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Jo Faisal yang dinilainya tampil luar biasa sepanjang turnamen.
“Ini kebanggaan bagi kami. Tapi saya juga salut kepada Jo Faisal, permainannya sangat bagus dan memberikan perlawanan yang luar biasa di final,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Ciswanto usai pertandingan. Ia mengakui bahwa Jo Faisal merupakan lawan yang tangguh dan tidak mudah dikalahkan. Bahkan, menurutnya, pertemuan mereka sebelumnya dalam ajang serupa selalu berlangsung ketat.
“Jo Faisal pemain hebat. Saya sudah dua kali bertemu dia di round seperti ini, dan selalu tidak mudah. Dia punya potensi besar,” ujar Ciswanto.
Sebagai bentuk apresiasi, seusai pertandingan dilakukan penyerahan uang pembinaan kepada para juara. Penyerahan dilakukan oleh Owner PTM Jaya Mandiri H Amirudin didampingi panitia, Achmad Radianto.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar pemain dan komunitas tenis meja di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Dengan antusiasme yang tinggi dari peserta maupun penonton, Round Tenis Meja PTM Jaya Mandiri diharapkan terus menjadi agenda rutin yang melahirkan atlet-atlet potensial di masa mendatang. (*)