Kab Indramayu — Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ), Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0616/Indramayu. Kedatangan Danrem di sambut oleh Dandim 0616/Indramayu letkol Arh Tulus Widodo, S.E., M. Han., bersama jajaran, pada Jumat (28/11/2025).
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam meninjau kesiapan satuan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kewilayahan.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem memberikan pengarahan langsung kepada para prajurit, khususnya Babinsa yang memegang peran strategis sebagai ujung tombak pembinaan teritorial di desa dan kelurahan. Beliau menegaskan bahwa Babinsa harus mampu membaca situasi, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta selalu hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Danrem menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya penyalahgunaan nama institusi TNI dalam berbagai persoalan di lapangan, termasuk terkait isu lahan, SPPG, maupun sejumlah kasus seperti koperasi “Merah Putih”. Ia mengingatkan agar Babinsa selalu berpegang pada prosedur, tidak bertindak di luar kewenangan, serta hanya menjalankan tugas berdasarkan perintah resmi. Koordinasi dengan perangkat desa dan kelurahan juga ditekankan untuk memastikan setiap indikasi permasalahan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Selain itu, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap menginstruksikan seluruh Babinsa untuk memetakan titik-titik rawan bencana alam di wilayah binaan, serta segera melaporkannya secara akurat untuk mengantisipasi potensi kerawanan.
“Setiap Babinsa harus memiliki data yang valid terkait daerah rawan bencana, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan lebih dini,” tegas Danrem.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga etika prajurit dalam setiap interaksi dengan masyarakat. Sikap profesional, sopan, dan humanis dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan serta nama baik TNI di mata masyarakat.
Dalam mendukung program pemerintah, Danrem meminta Babinsa memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program strategis, termasuk pemberdayaan ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah pencegahan stunting. Kehadiran Babinsa sangat dibutuhkan untuk memastikan program tersebut berjalan optimal di wilayah masing-masing.
“Babinsa harus selalu hadir, menolong masyarakat, dan menjadi bagian dari solusi di lapangan. Jaga kesehatan, jaga keluarga, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pesan Danrem di akhir arahannya.