Bhotunay Rider Cirebon tak sekadar touring, BRC siapkan program sosial dan keagamaan

Kab Cirebon – Komunitas Motor Bhotunay Rider Cirebon (BRC) tidak hanya menjadikan kegiatan touring sebagai aktivitas utama. Lebih dari itu, komunitas ini ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui semangat solidaritas, kepedulian sosial, dan kegiatan keagamaan.

Ketua BRC, Moh Tauhid, mengatakan bahwa komunitas motor yang dipimpinnya memiliki keinginan untuk berbagi rezeki dengan sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Menurutnya, kebersamaan dalam komunitas tidak seharusnya hanya terjalin di antara sesama anggota, tetapi juga perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar.

Salah satu program yang tengah direncanakan adalah membantu tempat ibadah, khususnya musala yang kondisinya kurang terawat. BRC ingin turut berkontribusi dalam memperbaiki dan memperindah tempat ibadah agar lebih nyaman digunakan oleh masyarakat untuk beribadah.

Selain membantu perawatan musala, BRC juga merencanakan pemberian kitab suci Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan peningkatan sarana ibadah masyarakat.

Moh Tauhid menjelaskan, berbagai program tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama jajaran pengurus BRC. Perencanaan dilakukan agar kegiatan yang nantinya dijalankan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia berharap, keberadaan Bhotunay Rider Cirebon tidak hanya dikenal melalui kegiatan touring ke berbagai daerah dan destinasi wisata, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.

Dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan solidaritas, BRC ingin membuktikan bahwa komunitas motor juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Melalui program-program tersebut, BRC berharap dapat membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Bagi BRC, perjalanan bermotor bukan sekadar menjelajahi berbagai tempat, melainkan juga menjadi kesempatan untuk memperluas persaudaraan dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
(*)