Iswanto, S.E., Pengabdi Catur Kabupaten Cirebon yang Teliti, Disiplin, dan Penuh Dedikasi

Iswanto, S.E., Pengabdi Catur Kabupaten Cirebon yang Teliti, Disiplin, dan Penuh Dedikasi

Dalam perjalanan perkembangan olahraga catur di Kabupaten Cirebon, nama Iswanto, S.E. menjadi salah satu sosok yang memiliki peran penting di balik berbagai kegiatan dan pembinaan atlet. Meski telah memasuki masa pensiun sebagai aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, semangat pengabdiannya tidak pernah surut. Tenaga, waktu, pengalaman, dan pikirannya tetap dipersembahkan untuk kemajuan olahraga catur melalui Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Cirebon.

Pada periode kepengurusan Percasi Kabupaten Cirebon tahun 2023–2027, Iswanto dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua II. Jabatan tersebut bukan sekadar posisi organisasi, melainkan bentuk kepercayaan atas dedikasi dan komitmennya yang telah lama diberikan untuk dunia catur Kabupaten Cirebon.

Bagi para atlet, pelatih, dan pengurus catur, sosok Iswanto sudah sangat familiar. Hampir setiap kegiatan catur, baik kejuaraan resmi, turnamen terbuka, seleksi atlet, maupun pertandingan sistem round robin, kehadirannya hampir selalu terlihat. Ia dikenal sebagai figur yang setia mendampingi jalannya kompetisi dan memastikan seluruh pertandingan berlangsung sesuai aturan.

Salah satu peran yang paling melekat pada dirinya adalah sebagai Inspektur Pertandingan. Dalam menjalankan tugas tersebut, Iswanto dikenal sangat disiplin, tegas, dan teliti. Ketika pertandingan berlangsung, konsentrasinya tertuju pada pencatatan hasil, penghitungan poin, dan validasi data para atlet yang bertanding.

Banyak atlet yang mengakui bahwa ketelitian Pak Iswanto sangat luar biasa. Ia tidak pernah gegabah dalam mengambil keputusan. Setiap hasil pertandingan diperiksa berulang kali untuk memastikan tidak ada kesalahan pencatatan. Baginya, akurasi data adalah bagian penting dalam menjaga sportivitas dan kredibilitas sebuah kejuaraan.

Ada pemandangan yang hampir selalu identik dengan dirinya saat bertugas. Sebuah pulpen dan beberapa lembar kertas putih yang berisi data pertandingan, hasil perolehan poin, serta catatan atlet selalu berada dalam genggamannya. Dari balik catatan sederhana itulah lahir data-data penting yang menjadi dasar penentuan klasemen dan hasil pertandingan.

Ketelitiannya dalam bekerja bukan tanpa alasan. Ia memahami bahwa dalam dunia olahraga, khususnya catur, satu angka yang keliru dapat berpengaruh terhadap hasil akhir pertandingan. Karena itu, setiap tugas dijalankan dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab.

Di balik ketegasannya saat bertugas, Iswanto sebenarnya dikenal sebagai pribadi yang sangat ramah. Ia mudah berinteraksi dengan siapa saja tanpa membedakan latar belakang maupun usia. Sikap santun yang dimilikinya membuat banyak orang merasa nyaman ketika berkomunikasi dengannya.

Keramahan tersebut berpadu dengan sifat penyabar yang menjadi salah satu ciri khas dirinya. Dalam menghadapi berbagai situasi, ia tidak mudah terpancing emosi dan selalu berusaha menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin. Karakter ini membuatnya sering menjadi tempat bertanya dan berdiskusi bagi para atlet maupun pengurus organisasi.

Salah satu hal yang juga menonjol dari sosok Iswanto adalah kebiasaannya yang tidak pernah terburu-buru dalam mengambil keputusan. Ia selalu mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang sebelum bertindak. Baginya, ketelitian dan perhitungan yang baik akan menghasilkan keputusan yang lebih tepat dan adil.

Kecintaannya terhadap olahraga catur tidak lahir secara tiba-tiba. Sejak masa muda, Iswanto sudah mengenal dan menyukai permainan catur. Hingga saat ini, kecintaan tersebut tetap terjaga. Bagi dirinya, catur bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana untuk melatih konsentrasi, kesabaran, strategi, dan kemampuan berpikir.

Pengalaman panjang yang dimilikinya membuat dirinya memahami berbagai dinamika dunia catur, mulai dari pembinaan atlet hingga penyelenggaraan pertandingan. Pengetahuan itulah yang kemudian menjadi modal berharga dalam mendukung kemajuan Percasi Kabupaten Cirebon.

Di luar aktivitas organisasi, Iswanto dikenal sebagai sosok yang sangat menyayangi keluarga. Baginya, keluarga merupakan tempat berbagi kebahagiaan dan sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan. Meski aktif dalam berbagai kegiatan olahraga, ia tetap berusaha menjaga keharmonisan dan kebersamaan dengan keluarga tercinta.

Untuk menjaga kesehatan, Iswanto memiliki hobi bersepeda atau gowes. Aktivitas tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran sekaligus menikmati waktu luang. Bersepeda juga menjadi sarana baginya untuk tetap aktif dan menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat di usia pensiun.

Dalam urusan kuliner, Iswanto sangat menyukai Nasi Jamblang, salah satu makanan khas Cirebon yang memiliki cita rasa khas dan kaya pilihan lauk. Makanan tradisional tersebut menjadi salah satu menu favorit yang selalu menggugah seleranya.

Sementara untuk buah-buahan, pepaya menjadi pilihan yang paling disukainya. Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, pepaya juga dikenal baik untuk kesehatan, sesuatu yang selalu diperhatikannya dalam menjalani pola hidup sehari-hari.

Di atas semua aktivitas yang dijalaninya, Iswanto juga dikenal sebagai pribadi yang taat beribadah. Ia berusaha menjaga salat lima waktu dengan istiqamah dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Sikap religius tersebut tercermin dalam kepribadiannya yang santun, rendah hati, serta penuh tanggung jawab.

Filosofi hidup yang selalu dipegangnya adalah keinginan untuk terus berbuat yang terbaik. Prinsip sederhana tersebut menjadi landasan dalam setiap langkah yang diambilnya, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun organisasi. Baginya, setiap amanah harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan.

Iswanto, S.E. adalah sosok yang menunjukkan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian. Dengan pengalaman, dedikasi, dan kecintaannya terhadap olahraga catur, ia terus memberikan kontribusi nyata bagi Percasi Kabupaten Cirebon dan pembinaan atlet-atlet daerah.

Ramah, sopan, teliti, disiplin, penyabar, religius, dan penuh tanggung jawab adalah gambaran yang melekat pada dirinya. Melalui perannya sebagai Wakil Ketua II Percasi Kabupaten Cirebon dan Inspektur Pertandingan yang andal, Iswanto telah menjadi salah satu figur penting yang turut menjaga roda organisasi dan perkembangan olahraga catur di Kabupaten Cirebon.

Sosoknya menjadi inspirasi bahwa pengabdian tidak mengenal batas usia. Selama masih memiliki semangat untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi orang lain, maka pengabdian akan terus hidup dan memberikan nilai bagi masyarakat serta dunia olahraga yang dicintainya. (*)