Usai Pemanasan, Atlet Tenis Meja Putri Kabupaten Cirebon Digembleng Materi Bola 4 Titik

Kab Cirebon – Setelah menjalani pemanasan fisik dengan sirkuit sprint, para atlet tenis meja putri Kabupaten Cirebon langsung memasuki latihan inti dalam program Training Camp (TC), Minggu, 13 September 2026.

Latihan berlangsung di GOR Tenis Meja Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Malik Ibrahim, Kompleks Perkantoran Sumber, Pemkab Cirebon.

Pada sesi latihan kali ini, tim pelatih memberikan materi bola 4 titik. Materi tersebut dirancang untuk melatih kecepatan dan kemampuan atlet dalam bergerak serta merespons arah datangnya bola.

Dalam latihan bola 4 titik, atlet dituntut mampu mengambil bola dari beberapa titik dengan kombinasi pukulan forehand dan backhand. Pola tersebut sekaligus melatih kemampuan menyerang dari dua arah.

“Bola tiga dan empat diambil dengan backhand dan forehand. Tujuannya agar atlet terbiasa menyerang dari dua arah, forehand dan backhand,” jelas Coach Sujono, pelatih kepala tenis meja Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, latihan dengan pola berpindah titik tersebut sangat penting bagi atlet tenis meja. Selain kecepatan, latihan juga berkaitan dengan koordinasi gerakan kaki, posisi tubuh, ketepatan pukulan dan kemampuan mengambil keputusan dalam waktu singkat.

Atlet tidak cukup hanya memiliki pukulan yang kuat. Dalam pertandingan, kemampuan bergerak cepat untuk mendapatkan posisi ideal sebelum melakukan pukulan menjadi salah satu faktor penting.

Karena itu, materi bola 4 titik menjadi salah satu variasi latihan yang diberikan kepada atlet putri Kabupaten Cirebon dalam program persiapan menuju Porprov Jawa Barat 2026.

Coach Sujono mengatakan, materi latihan yang diberikan kepada para atlet tidak selalu sama setiap sesi. Pergantian materi dilakukan agar atlet mendapatkan berbagai bentuk stimulus latihan dan tidak hanya menguasai satu pola permainan.

“Tiap latihan selalu berbeda materinya,” ungkap Coach Sujono yang didampingi Coach Abdul Rosyid.

Menurutnya, variasi materi menjadi bagian dari strategi pembinaan untuk meningkatkan kemampuan atlet secara bertahap. Setiap sesi latihan memiliki sasaran tertentu, baik dari sisi teknik, fisik, kecepatan, maupun pola permainan.

Program TC yang berlangsung secara rutin tersebut diharapkan dapat membentuk atlet yang lebih siap menghadapi atmosfer pertandingan Porprov Jabar 2026.

Coach Sujono juga menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan atlet-atlet tenis meja putri Kabupaten Cirebon.

Ia melihat adanya perkembangan yang terus ditunjukkan para atlet selama menjalani program latihan.

“Kami selalu optimis dengan perkembangan atlet-atlet tenis meja putri Kabupaten Cirebon,” kata Coach Sujono.

Dengan latihan yang terprogram, materi yang terus bervariasi serta kedisiplinan atlet dalam mengikuti TC, tim tenis meja putri Kabupaten Cirebon terus mematangkan persiapan menuju Porprov Jawa Barat 2026.

Latihan bola 4 titik pada Minggu pagi tersebut menjadi salah satu bagian dari proses panjang pembentukan kecepatan, ketepatan dan kemampuan menyerang dari dua sisi yang nantinya diharapkan dapat menjadi modal penting ketika para atlet turun dalam pertandingan sesungguhnya. (*)