Di tengah geliat perkembangan olahraga tenis meja di Kabupaten Cirebon, terdapat sosok yang meskipun tidak tercatat secara resmi sebagai atlet daerah, namun kontribusi dan kepeduliannya terhadap kemajuan olahraga ini tidak dapat dipandang sebelah mata. Sosok tersebut adalah Dicky Megantara, S.E.,Ak.,M.Ak.,CA,PIA, seorang pecinta tenis meja yang dikenal aktif, peduli, dan selalu berupaya memberikan manfaat bagi komunitas olahraga yang dicintainya.
Bagi para pegiat tenis meja di Kabupaten Cirebon, nama Dicky Megantara, S.E.,Ak.,M.Ak.,CA,PIA sudah tidak asing lagi. Kehadirannya hampir selalu terlihat di GOR Tenis Meja Sumber, terutama setiap Selasa sore dan Jumat sore. Di tempat itulah ia meluangkan waktu untuk berolahraga, berlatih, sekaligus menjalin silaturahmi dengan para atlet, penghobi, dan pencinta tenis meja dari berbagai kalangan.
Walaupun kesibukannya sebagai salah satu petinggi di sebuah perusahaan properti di Kabupaten Cirebon cukup padat, Dicky tetap mampu membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, kegiatan sosial, dan olahraga. Kemampuan mengelola waktu tersebut menjadi salah satu kelebihan yang membuat banyak orang mengaguminya.
Kecintaannya terhadap tenis meja tidak hanya diwujudkan dengan bermain secara rutin. Bersama Radianto, Hendro, dan Imron Rosyafi, Dicky Megantara, S.E.,Ak.,M.Ak.,CA,PIA menjadi salah satu penggagas penyelenggaraan round tenis meja bulanan yang kini telah memasuki etape keempat. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para pemain tenis meja di Kabupaten Cirebon karena menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan, mempererat persahabatan, dan menjaga semangat kompetisi yang sehat.
Round tenis meja yang digagas bersama rekan-rekannya bukan hanya sekadar pertandingan biasa. Di dalamnya terdapat semangat membangun komunitas, memperluas silaturahmi, dan menciptakan ruang bagi para pecinta tenis meja untuk terus berkembang. Kehadiran kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti nyata kepedulian Dicky terhadap kemajuan olahraga tenis meja di daerahnya.
Dalam pergaulan sehari-hari, Dicky dikenal sebagai sosok yang ramah dan murah senyum. Ia mudah berinteraksi dengan siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang. Sikapnya yang terbuka membuat dirinya memiliki banyak teman dan relasi di berbagai kalangan.
Banyak orang juga menilai bahwa Dicky Megantara, S.E.,Ak.,M.Ak.,CA,PIA memiliki penampilan yang awet muda. Bahkan tidak sedikit yang beranggapan bahwa dirinya terlihat lebih muda sekitar dua puluh tahun dari usia sebenarnya. Penampilan yang segar, gaya hidup aktif, serta kebiasaan berolahraga menjadi salah satu faktor yang membuat kesan tersebut begitu melekat pada dirinya.
Ciri khas lainnya adalah kebiasaannya mengenakan kacamata yang semakin menambah kesan intelektual dan berwibawa. Dengan kulit yang putih dan penampilan yang rapi, Dicky selalu tampil percaya diri namun tetap sederhana dalam bergaul.
Di balik kesuksesannya dalam dunia profesional, Dicky tetap dikenal sebagai pribadi yang rendah hati. Ia tidak pernah membatasi diri dalam pergaulan dan selalu berusaha membangun hubungan yang baik dengan siapa saja. Karena itulah, lingkaran pertemanannya cukup luas dan beragam.
Selain aktif berolahraga tenis meja, Dicky juga menyukai jogging sebagai sarana menjaga kebugaran tubuh. Baginya, kesehatan merupakan investasi penting yang harus dijaga agar tetap dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan baik. Rutinitas olahraga yang dijalaninya turut mendukung penampilannya yang selalu terlihat bugar dan energik.
Dalam urusan kuliner, Dicky memiliki ketertarikan pada berbagai makanan khas Sunda. Kesederhanaan dan cita rasa yang khas dari masakan Sunda menjadi alasan mengapa menu tersebut menjadi favoritnya. Sementara untuk buah-buahan, Jeruk Pontianak menjadi pilihan yang paling disukainya karena rasanya yang manis dan menyegarkan.
Di lingkungan keluarga, Dicky dikenal sebagai sosok yang sangat menyayangi keluarga. Kesibukan dalam pekerjaan dan berbagai aktivitas sosial tidak membuatnya melupakan peran penting sebagai anggota keluarga. Keluarga selalu menjadi prioritas dan sumber semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai agama juga menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Dicky dikenal sebagai pribadi yang rajin menjalankan salat lima waktu. Baginya, kesuksesan dunia harus berjalan beriringan dengan kedekatan kepada Tuhan dan pelaksanaan kewajiban sebagai seorang muslim.
Selain itu, jiwa sosial yang dimilikinya juga cukup menonjol. Ia senang membantu teman dan tidak segan memberikan dukungan kepada orang-orang yang membutuhkan. Sikap peduli tersebut membuat dirinya dihormati dan disukai oleh banyak orang.
Filosofi hidup yang dipegang Dicky Megantara, S.E.,Ak.,M.Ak.,CA,PIA adalah, “Indahnya berbagi dengan sesama.” Filosofi tersebut bukan sekadar kata-kata, tetapi tercermin dalam tindakan dan sikapnya sehari-hari. Baik dalam lingkungan olahraga, pekerjaan, maupun kehidupan sosial, ia selalu berusaha memberikan manfaat bagi orang lain sesuai kemampuan yang dimiliki.
Bagi dunia tenis meja Kabupaten Cirebon, Dicky merupakan contoh bahwa kontribusi terhadap olahraga tidak selalu harus datang dari atlet resmi atau pengurus organisasi. Kepedulian, semangat, dan konsistensi dalam mendukung perkembangan olahraga juga merupakan bentuk pengabdian yang sangat berarti.
Melalui keterlibatannya dalam berbagai kegiatan tenis meja, khususnya penyelenggaraan round bulanan yang kini semakin berkembang, Dicky telah menunjukkan komitmennya untuk ikut membangun ekosistem olahraga yang sehat dan produktif.
Ramah, murah senyum, berjiwa sosial, religius, cinta keluarga, dan memiliki kepedulian besar terhadap olahraga adalah gambaran yang melekat pada dirinya. Sosok Dicky menjadi inspirasi bahwa keberhasilan dalam karier profesional dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap olahraga, persahabatan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaganya, Dicky tidak hanya menjadi pencinta tenis meja, tetapi juga salah satu penggerak yang turut mewarnai perjalanan dan perkembangan olahraga tenis meja di Kabupaten Cirebon. (*)